CIKARANG bekasitoday.com-Pengendara sepeda motor merk Honda Vario warna hitam meregang nyawa, lantaran berusaha menyalip kendaraan truk tronton dumptruk bermuatan limstone. Hal itu akibat roda dumptruk bagian belakang sebelah kiri terperosok ke dalam urugan bekas galian PDAM yang berlokasi di Jalan Raya Serang Cibarusah, Kampung Kandang Roda,  Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Jumat (4/5).

Kanit Lantas Cikarang Selatan AKP Asep Romly mengatakan, mobil dumptruk bermuatan limestone dari arah Cibarusah memepet ke kiri jalan, tiba-tiba roda bagian belakang terperosok di urugan bekas galian PDAM, sehingga mobil terbalik. Dan ketika mobil dumptruk itu diangkat dengan alat berat beko, ditemukan ada dua pemuda tewas tergeletak dengan sebagian badan tertimbun muatan limestone.

"Menurut saksi mata, korban sama-sama dari arah Cibarusah menyalip mobil dumptruk dari arah kiri karena roda mobil terperesok mengkibatkan mobil dumptruk kurang keseimbangan, dan terbalik menimpa pengendaraan sepeda motor. Diketahui korban bernama Aldi Alpacino dan Nopal, warga kampung Leuwimalang RT 05/03, Desa Sukaresmi Kecamatan Cikarang Selatan, "terangnya.

Sementara itu, salah satu warga, Erlampo yang mengenali ciri ciri korban mengatakan, kalau melihat dari kendaraan yang dikendarai korban, dirinya yakin dua pemuda yang mengalami kecelakaan itu adalah waria, bernama Aldi dan Nopal, warga Kampung Kukun, yang bekerja di salah satu cafe di daerah Ruko Thamrin.

"Korban sering melintas di Jalan Raya Serang Cibarusah untuk beraktivitas. Memang galian PDAM sangat membahayakan para pengguna jalan, karena kurangnya pengamanan pada pekerjaan proyek itu, "ungkapnya.(*)

Penulis : Nurdin, Editor : Bisot




Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.