Laskar Merah Putih (LMP) Babelan Penuhi Undangan Inspektorat Kabupaten Bekasi
CIKARANG bekasitoday.com -Terkait surat pelaporannya yang dilayangkan ke Badan Kepegawaian Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKKPD) Kabupaten Bekasi, tentang dugaan pemalsuan jabatan Kepala Desa Buni Bakti di beberapa buku Akta Jual Beli dan Surat Pernyataan Pelepasan Hak Atas Tanah (SPPHAT) yang dilakukan oleh ES (staf Kecamatan Babelan), Organisasi Kemasyarakatan  Laskar Merah Putih (LMP) Markas Anak Cabang (MAC) Babelan penuhi undangan inspektorat Kabupaten Bekasi untuk secara langsung dimintai keterangan terkait isi dan dokumentasi yang dimiliki LMP, Selasa (26/6).

Sementara, Ogi Prayogi pihak Inspektorat Irban IV yang menangani permasalahan ini kepada bekasitoday.com menegaskan bahwa dugaan pemalsuan jabatan yang diduga dilakukan staf Kecamatan Babelan ES bersama mantan Camat Babelan, SW merupakan suatu tindak pidana.

"Atas data yang dibawa oleh LMP sebagai pelapor, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilaporkan tersebut jelas telah melakukan pelanggaran," ujarnya usai melakukan Berita Acara Permintaan Keterangan (BAPK) terhadap Sekertaris Laskar Merah Putih (LMP) MAC Kecamatan Babelan, Agus Tri sebagai pihak pelapor.

Ogi melanjutkan, sesuai laporan yang diberikan LMP, menunjukan bahwa dalam Surat Pernyataan Pelepasan Hak Atas Tanah (SPPHAT) yang ditandatangi SW sebagai Camat Babelan, juga tertulis saksi ES sebagai Kepala Desa Buni Bakti tertanggal 22 Februari 2018, padahal tanggal tersebut sudah ada Pj Kepala Desa Buni Bakti. Perbuatan ini diduga kuat merupakan suatu tindak pidana di mana itu merupakan ranahnya pihak kepolisian.

"SPPHAT merupakan dokumen negara. Maka, tidak ada alasan kesalahan pengetikan," tandasnya.

Kendati demikian, kata Ogi, Inspektorat tetap melakukan tindakan. Setelah dilakukan pemeriksaan dan mendapatkan keterangan, selanjutnya akan diserahkan kepada Badan Kepegawaian Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKKPD).

"Dikarenakan awalnya LMP melakukan pelaporan ke BKKPD, jadi kita tetap memproses oknum ASN tersebut, dan nantinya akan dilaporkan kembali ke pihak BKPPD Kabupaten Bekasi, tapi keputusan ada di Inspektorat," tegas Ogi.

Terpisah, Sekertaris Laskar Merah Putih (LMP) MAC Kecamatan Babelan, Agus Tri mendesak Inspektorat untuk cepat dalam menindak dan memberikan sanksi bahkan mencopot oknum yang diduga melakukan pemalsuan jabatan.

"Saya percaya bahwa Inspektorat mampu dan tegas menegakan," ungkapnya.(*).



Penulis : din
Editor: bisot
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.