BEKASI KOTA bekasitoday.com-Dalam rangka menghidupkan malam di bulan Suci Ramadhan, serta untuk menampilkan sisi lain dunia persilatan, ratusan jawara dan pendekar silat dari berbagai padepokan, sanggar dan perguruan silat di Kota dan Kabupaten Bekasi, mengikuti kegiatan Pesantren Silat yang digelar di Masjid Jami Al Ikhlas Kelurahan Ciketing, Mustikajaya, Kota Bekasi, Sabtu (2/6).

Kegiatan Pesantren Kilat ini dihadiri oleh Rahmat Malik Ketua IPSI Kota Bekasi, Mahfudz Abdurahman Anggota Komisi V DPR, Habib Hasyim Al-Jufrie dan para tokoh Pencak Silat Bekasi ini diinisiasi oleh para jawara itu sendiri sebagai perwujudan gerakan moral pelestari silat budaya Bekasi.

Mahfudz Abdurrahman yang didapuk sebagai Dewan Pembina Pencak Silat Bekasi ini mengatakan, silat pada dasarnya berasal dari kata “Silah” dalam bahasa Arab, yang artinya hubungan. Seperti Silaturahmi (hubungan kasih sayang). Nah esensi silat itu pun menurut Mahfudz adalah hubungan.

“Dalam dunia persilatan biasanya identik dengan gesekan. Tapi sesungguhnya silat tidak selalu bicara soal gesekan dan pertarungan, tapi juga persaudaraan dan hubungan kebersamaan. Melalui kegiatan ini kita berharap semua memiliki spirit yang sama yakni membangun kebersamaan dan berlomba dalam kebaikan,  "ujar pria yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kepada bekasitoday.com.

Selain itu kata dia, kegiatan Pesantren Silat sebagai simbol kecintaan terhadap budaya di tengah era teknologi dan perkembangan zaman yang semakin cepat. Menurutnya, pencak silat bisa terancam punah bila tidak dirawat dan dilestarikan.

“Harus ada political will dari masyarakat itu sendiri untuk menjaga tradisi dan budaya. Apalagi pencak silat sebagai warisan budaya yang harus dijaga, dan dilestarikan dengan baik, "pungkasnya.
Diketahui, kegiatan Pesantren Kilat di adakan selama dua hari, dimulai dari hari Sabtu dan Minggu (2-3/6).(*).

Penulis : din
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.