Juli 2018
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Dalam rangka menyambut kedatangan rombongan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk meresmikan Bank Sampah dan kerajinan batik. Kepala Desa Setia Asih Hj Siti Qomariyah S.Ip bersama jajaran RT dan RW serta staf desa, lakukan kerja bakti bersihkan saluran irigasi, serta penertiban bangunan liar, Minggu (29/7).

Sementara Hj Siti Qomariyah Kepala Desa Setia Asih kepada bekasitoday.com dilokasi kerja bakti mengatakan, kegiatan kerja bakti ini memang rutin di adakan disetiap minggunya, apalagi besok mau kedatangan tamu dari mulai Bupati Bekasi hingga ibu Menteri BUMN untuk meresmikan bank Sampah, dan kerajinan batik.

"Saya berharap acara kerja bakti berjalan lancar sukses sesuai harapan, semoga Allah meridhoi kita semua, "terangnya seraya mengatakan Setia Asih bersatu, Setia Asih berjaya, Setia Asih bersinar.

Selain itu giat kerja bakti ini dibarengi dengan penertiban bangunan liar yang ada di jalan masuk desa.

"Kita sediakan toko berjualan yang memang harga perbulannya sangat terjangkau hanya Rp.300 ribu/bulan, kita berharap pedagang yang awalnya ada di pinggir jalan, bisa menempati pasar baru yang disediakan oleh desa, "terangnya.

Dirinya menambahkan, masyarakat harus membantu agar bank sampah ini maju dan sukses.

"Kami akan lebih gencarkan lagi sosialisasi kepada masyarakat, kadang masyarakat kalau yang ribet agak males,  padahal selain lingkungan bersih, bank sampah ini memiliki nilai ekonomi, "ungkapnya.(*).

Penulis : nurdin
M Nurfahroji CALEG Dapil 4 Gerindra Bekasi

Sabtu 28 Juli 2018, Relawan Jamkeswatch bersama Rumah Zakat dan Tower Bersama Group melaksanakan Bakti Sosial Pengobatan Gratis di Halaman Masjid Ummu Faishal Desa Srimukti Tambun Utara, Bekasi.

Bakti sosial kesehatan yang dihadiri langsung oleh M Nurfahroji selaku Direktur Hukum dan Advokasi Jamkeswatch ini memberikan layanan gratis berupa pemeriksaan USG, Konsultasi BPJSK, Pendaftaran BPSJK, serta  Rekruitmen Relawan Kesehatan Jamkeswatch Tambun Utara.

Pada kesempatan tersebut M Nurfahroji melakukan sosialisasi terkait Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kepada warga yang menghadiri baksos tersebut.
"Selain sosialisasi tentang JKN dan BPJSK, kali ini kami juga mengajak kepada siap pun yang berminat untuk belajar bersama kami menjadi relawan kesehatan Jamkeswatch, setidaknya untuk mendampingi warga di lingkungannya masing-masing." kata M Nurfahroji.

Setelah melayani sekitar 100 warga, Bersama dengan tim kesehatan Rumah Zakat, pria yang akrab disapa Bang Oji ini juga mendatangi beberapa warga yang sakit dan tidak dapat datang ke lokasi baksos. Diantaranya Bapak Dulgani yang mengalami keluhan kelumpuhan. Dari hasil diagnosis Dr Benny dari Rumah Zakat, Bapak Dulgani harus rutin menjalankan terapi dengan didampingi oleh Relawan Jamkeswatch. 

Sopriyadi Efendi selaku warga setempat dan juga Relawan Jamkeswatch merasa senang atas kegiatan yang diadakan di Desanya tersebut.
"Alhamdulillah bakti sosial kesehatan kali ini dilaksanakan di wilayah saya, terimakaih Banj Ohi, Rumah Zakat dan Tower Bersama, semoga ini bukan yang terakhir, amiin" ungkap pemuda yang juga merupakan Relawan Jamkeswatch Kabupaten Bekasi bagian utara ini.

BALAIKOTA bekasitoday.com-Terkait aksi ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Organisasi Kemasyarakatan (ormas) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Tokoh Agama, di kantor Pemerintahan Kota Bekasi, menuntut agar Pj Walikota Bekasi mundur dari jabatannya. Ruddy Gandakusumah menganggap itu adalah hak setiap warga.

"Itu adalah hak setiap warga untuk menyampaikan pendapat. Tidak ada masalah, hak siapapun untuk berserikat dan berkumpul, serta menyuarakan pendapat, itu dijamin konstitusi termasuk untuk berdemo, ”tulis Ruddy Gandakusumah dalam pesan Whatsapp nya. Kamis (26/7).(*).

Penulis : nurdin
BALAIKOTA bekasitoday.com-Lantaran diduga kerap bersikap arogan terhadap aparatur dan senantisa mengancam karena kewenangan yang dimilikinya. Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Oraganisasi Masyarakat (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Tokoh Agama Kota Bekasi, kepung kantor Pemerintahan Kota Bekasi menuntut Ruddy Gandakusumah Pj. Walikota Bekasi Ruddy dicopot dari Bumi Patriot, Kamis (26/7).

H. Sa'at selaku Koordinator aksi dalam rillisnya mengungkapkan ada beberapa hal yang disampaikan diantaranya, Bahwa dalam proses perjalanan pemerintah, Pj. Walikota Bekasi tidak bisa berkomunikasi yang baik dengan aparatur pemerintah, dan masyarakat, hal ini dibuktikan dengan selama menjadi Pj. Walikota tidak pernah melakukan rapat sinergitas aparatur, dan pertemuan dengan tokoh masyarakat di Kota Bekasi, dalam menyikapi persoalan dilapangan. Pj. Walikota Bekasi bersikap arogan terhadap aparatur dengan senantisa mengancam dengan kewenangan yang dimilikinya, apabila aparatur tidak mengikuti keinginanya sehingga terjadi disharmonisasi antara Pj. Walikota dengan para aparatur di pemkot Bekasi. Pj. Walikota Bekasi menganggap Sekda Kota Bekasi sebagai musuh yang akan melakukan makar, adalah tuduhan tendensius dan bukti bahwa Pj. Walikota tidak menghargai pejabat yang sudah senior dalam melaksanakan tugas di Kota Bekasi. Pj. Walikota Bekasi tidak mampu memberikan jaminan kepastian kepada masyarakat  yang membutuhkan pendidikan, dengan tidak menambah rombel di SMPN pada saat PPDB Online dilaksanakan. Pj. Walikota Bekasi tidak pernah melaksanakan monitoring, dan evaluasi selama pelaksanaan Pilkada serentak  ke wilayah, sebagai bentuk tanggung jawab kepada daerah dalam memfasilitasi Pilkada, baik melalui Forum rapat koordinasi maupun kunjungan lapangan. Pj. Walikota  Bekasi tidak mengatisipasi dan tidak pernah mencegah terjadinya perang opini dan berita Hoax, yang mengadu domba mayarakat saat pelaksaan Pilkada serentak dengan tidak melakukan koordinasi dan pengarahaan kepada aparatur yang ada. Pj. Walikota Bekasi mengabaikan keberdaan tokoh ulama, dan agama dengan tidak mengahadiri jadwal acara keagamaan, seperti tarling (taraweh keliling) yang sudah disusun oleh dirinya tapi dihardiri pada saatnya. Arogansi Pj. Walikota Bekasi dengan mempermainkan tokoh lintas agama yang sudah memohon beraudensi, untuk meyampaikan masukan terhadap situasi dan kondisi pemerintahan di Kota Bekasi, ternyata ditinggal pergi dengan alalsan  bahwa tokoh lintas agama harus melakukan permohonan dengan surat dulu. Bahwa dengan seluruh situasi yang terjadi saat ini khususnya di Kota Bekasi, menuntut agar Pj. Walikota Bekasi mengundurkan diri dari jabatan, karena tidak mampu membawa Kota Bekasi lebih baik. Aliasi mendesak kepada Pj. Gubernur Jabar dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri)  untuk mencopot dan segera mengganti R. Ruddy Gandakusumah dari Jabatan Pj. Walikota Bekasi.

"Apabila tuntutan kami tidak dipenuhi, Aliansi ancam akan melakukan aksi yang lebih besar, "ungkapnya.

Diketahui, bahwa ribuan massa terlihat menuliskan petisi penolakan dan pencopotan Pj. Walikota di kain sepnajang 25 Meter dan akan di serahkan ke Mendagri.

Sementara itu Pj. Walikota Bekasi pada saat dimintai tanggapanya melalui pesan singkat whatsaap enggan mejawab.(*)

penulis : nurdin
CIKARANG bekasitoday.com-Sedikitnya 120 orang warga melakukan pengobatan gratis dalam program bakti sosial yang dilakukan PT Cikarang Listrindo (CL) Tbk, bertempat di kantor Kepala Desa Wangun Harja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (24/7).

Sementara Johanes Siahaan SH MH Legal & Gov.Rel Spesialis PT.CL Tbk ketika ditemui diruang kerjanya kepada bekasitoday.com mengatakan, bakti sosial kali ini untuk periode bulan Juli 2018.

"Kegiatan ini merangkul Puskesmas Mekarmukti sebagai tim medis, Babinsa dan Bimaspol sebagai keamanan, dan aparat Desa Wangunharja sebagai pelaksana, "ujarnya.

Untuk kegiatan kali ini dilakukan di Kantor Desa Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, dimana tempat kegiatan selalu dilakukan secara bergilir, antara di.kediaman warga, dan kantor desa.

"Kegiatan kali ini dihadiri oleh 120 (seratus dua puluh) pasien yang melakukan pemeriksaan, termasuk pemeriksaan Gula Darah 33, Kolesterol 32 dan Asam Urat 32. Bakti Sosial ini merupakan komitmen dari PT.CL Tbk terhadap program Corporate Sosial RResonsinility (CSR) dan ingin bersinergis kepada warga masyarakat disekitar perusahaan berada, "ungkapnya.(*).

Penulis : nurdin


Oji, Direktur Hukum dan Advokasi Jamkeswatch Gencar Sosialisasikan Jaminan Kesehatan

Tambun Utara - BekasiToday.Com. Meskipun aktivitas yang padat, Direktur Hukum dan Advokasi Jamkeswatch masih meluangkan waktunya untuk sosialisasikan terkait Jaminan Kesehatan.

Baru-baru ini, dia memberikan sosialisasi di Majlis Ta’lim Nurul Ikhlas yang terletak di Kampung Pulo Dadap, Desa Srimahi, Tambun Utara. Melakukan sosialisasi di hadapan ibu-ibu pengajian, bung Oji (demikian ia biasa disapa) mendapat sambutan yang cukup meriah. Selasa (24/7).

Sosialisasi ini dilakukan bung Oji sebagai bentuk tanggung jawab moral Direktur Hukum dan Advokasi Jamkeswatch. Sebuah amanah yang tidak disia-siakan untuk mengabdi pada masyarakat.

Di sisi lain, masyarakat agar bisa lebih mengenaldan mengerti tentang pentingnya Jaminan Kesehatan Nasional. Sebab bagaimanapun, sehat adalah hak rakyat

“Kegiatan ini sengaja saya sebut kegiatan Samsung (samperin langsung). Hal seperti inilah jauh lebih efektif untuk menjadikan saya pribadi lebih dekat dengan masyarakat sekitar. Selain manfaat silaturahim kita bersama para relawan dapatkan, kita juga bisa mendengar langsung keluh kesah,dan aspirasi masyarakat,” tutur bung Oji ramah.

Acara sosialisasi diakhiri dengan doa bersama dan penyerahan langsung secara simbolis yaitu memberikan suatu kenangan-kenangan kepada ibu-ibu majlis ta’lim yang berupa sebuah buku saku Relawan Jamkeswatch. Di mana dalam buku saku tersebut bisa menjadi panduan bagaimana cara menggunakan kartu BPJS dan aturan BPJS sesuai dengan regulasi dan prosedurnya yang harus dilakukan ketika berobat di rumah sakit. (Jhole/KP).
CIKARANG bekasitoday.com-Sempat tidak penuhi undangan Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi, akhirnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi memenuhi undangan Komisi I terkait mekanisme penilaian bakal calon kepala desa yang berujung kisruh, Selasa (24/7).

Rapat tersebut dihadiri Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi diantaranya Teten Kamaludin, Warja Miharja, Ranio Abdillah, Kabid Pemerintahan Desa di DPMD Kabupaten Bekasi Beny Yusnandiar, perwakilan Desa Satria Mekar Kecamatan Tambun Utara, dan Desa Pantai Bakti Muara Gembong.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Teten Kamaludin dalam rapat tersebut mempertanyakan terkait mekanisme pemilihan tim seleksi independen calon kepala desa, instrumen penilaian, dan tahapan seleksi calon kepala Desa.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Kabid Pemerintahan Desa di DPMD Kabupaten Bekasi Beny Yusnandiar mengungkapkan, untuk tes tertulis dan tes wawancara yang dilakukan tim independen untuk mengerucutkan menjadi 5 calon kepala desa, pihaknya mengaku tidak mengetahui secara pasti instrumen penilaian sehingga bakal calon tersebut dinyatakan lulus dan tidak lulus.

"Isi soal dan materinya kita ga tahu. Kami sebagai panitia tingkat kabupaten hanya memastikan agar pelaksanaan tes betul-betul menjaga netralitas sehingga kami tidak mau mengintervensi hasil penilaian. Kami pun baru mengetahui hasilnya setelah tim seleksi independen memberikan hasil penilaian ke panitia pilkades tingkat desa," bebernya.

Selain itu, soal adanya hasil seleksi yang terdapat beberapa kejanggalan soal kepenulisan dalam surat yang ditujukan kepada para bakal calon kepala desa, pihaknya mengaku ada kesalahan teknis.

"Pada saat pengumuman hasil tes di Hotel Santika, tim seleksi memasukkan ke dalam amplop lalu diserahkan ke panitia tingkat desa dan tidak ditulis nilainya, akan tetapi di rekapan tingkat desa nilainya ditulis. Memang ada kesalahan sana sini saat penulisan, karena saat itu printernya rusak jadi tim independen ngeprintnya di rentalan," pungkasnya.

Sementara itu, Pendamping Keluarga Kades Incumbent Desa Pantai Bakti, H. Suwinta, Karman Supardi menilai penjabaran yang diungkapkan Beny Yusnandiar tidak bisa diterima, pasalnya kejanggalan-kejanggalan terkait kepenulisan surat merupakan blunder yang dilakukan Tim Seleksi Independen yang notabenenya akademisi yang membuat permasalahan baru.

"Dalam surat yang diterima bakal calon Kepala Desa, suratnya adalah hasil seleksi tim independen harusnya hasil tes tertulis dan wawancara tim seleksi independen. Jadi seolah tim yang dibentuk oleh panitia pilkades kabupaten menjadi seperti malaikat pencabut nyawa yang menentukan lulus atau tidak lulusnya bakal calon," bebernya.

Padahal, kata dia, Perbup Nomor 5 Tahun 2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa yang merupakan turunan dari Perda Kabupaten Bekasi Nomor 8 Tahun 2016, Pasal 44 tentang desa, Permendagri nomor 112 pasal 25 Tahun 2014 tentang pelaksanaan pemilihan Kepala Desa, Peraturan Pemerintah nomor 43 pasal 41 tentang peraturan pelaksanaan undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa, dan undang-undang nomor 6 pasal 31 Tahun 2014 tentang desa. Jelas menjabarkan mekanisme tambahan bila bakal calon lebih dari 5 orang.

"Dalam peraturan-peraturan jelas tertulis bila melebihi 5 orang bakal calon, maka perlu dilakukan aturan tambahan yaitu pengalaman di bidang pemerintahan, usia, pendidikan serta seleksi tertulis dan wawancara. Tapi tadi pak Beny bilang hal itu dikesampingkan hanya tes dan wawancara saja yang jadi bahan acuan penilaian dari tim independen. Jelas ini ada penabrakan aturan yang dilakukan DPMD," bebernya.

Lantaran belum juga menemui titik temu, nantinya Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi akan memanggil kembali DPMD yang dalam hal ini sebagai panitia pilkades Kabupaten dengan menghadirkan tim seleksi independen, serta panitia tingkat desa yang diagendakan pada Kamis (26/7) ataupun Jumat (27/7) mendatang.(*).

Penulis : red

BABELAN bekasitoday.com-Rusaknya dinding bangunan ruang pertemuan desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, kian memprihatinkan, diduga lantaran tidak tersentuh pembangunan, padahal desa Kedung Pengawas rutin menerima bantuan dari pemerintah, diantaranya anggaran Alokasi Dana Desa (ADD), seperti desa-desa yang lain yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi.

Seperti halnya yang dikatakan Nurdin PS, menurutnya, Aula tempat pertemuan tersebut juga kerap digunakan untuk rapat, seperti rapat pembentukan panitia pemilihan BPD dan Pilkades, serta rapat rutin minggon desa, sudah sepatutnya dapat dirawat dan dijaga kondisi nya.

"Karena sudah terlalu parah kerusakan yang dialami, akhirnya tembok ruang pertemuan tersebut bolong, sehingga hewan berbadan kecil seperti kambing, bisa masuk di lubang tersebut,"ujarnya, Selasa (24/7).

Parahnya, kata dia, ruang tersebut sangat membuktikan bahwa sudah lama tidak dirawat, juga tidak ada renovasi berarti. Dirinya juga mempertanyakan penggunaan Dana Desa yang menurutnya pemerintah desa diduga tidak transparan dalam penggunaan dana desa yang digelontorkan pemerintah.

"Kemana Dana Desa digunakan..?. Kepala Desa wajib memasang Plang Penggunaan Dana Desa, "tandas pria yang juga aktif di Lembaga Garda Tipikor Indonesia (GTI) DPC Kabupaten Bekasi.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Kedung Pengawas, Nata Atmaja mengakui seharusnya ada pemeliharaan atau perawatan aula desa. Namun, tidak dilakukan perawatan hingga aula desa rusak.

"Nanti akan dilakukan renovasi bangunan aula atau ruang pertemuan menggunakan ADD tahap ketiga, "ungkapnya.(*).

Penulis : red

Tahun 2018 ini  sekitar 154 desa di kabupaten bekasi serentak menjalankan proses demokrasi dalam pemilihan kepala desa yang akan berpuncak pada tanggal 26 Agustus 2018 mendatang. Termasuk Desa Kedung Jaya Kecamatan Bebelan yang hari ini melaksanakan pengocokan nnomor urut calon kepala desa , Minggu (22/7).

Proses Pengocokan Nomor Urut Calon Kepala Desa dilaksanakan di Aula Desa Kedung Jaya, dan dihadiri oleh 4 calon kepala desa beserta pendukungnya masing masing.

Dari pantauan media di lapangan, warna merah mendominasi halaman Kantor Desa Kedung Jaya, pendukung petahana Ahmad Nurman. Mereka mendominasi lapangan Kantor Desa Kedung Jaya dengan membawa spanduk serta berbagai atribut Ahmad Nurman.

Adapun hasil dari pengocokan nomor urut panitia pilkades menetapkan 4 calon kepala desa kedung jaya dengan urutan nomor sebagai berikut
Nomor  1 = AHMAD NURMAN
Nomor 2 = JUMARI
Nomor 3 = Zaenuddin 
Nomor 4 = SAUWIH Efendi

Acara pengocokan nomor urut diakhiri dengan bubarnya masing-masing pendukung yang mengantar para calon menuju rumah pemenangan untuk menghadiri syukuran dan do’a bersama di rumah masing-masing calon.

Tampak beberapa aparat keamanan dari Polsek dan Koramil Babelan ikut menjaga agar acara berjalan aman dan kondusif. 

Reporter: Min Fadhilah
Editor: bisot

BABELAN bekasitoday.com-Dengan diiringi ribuan pendukung, Nasarudin-Nirwan (Menawan) datangi kantor desa Kedung Pengawas untuk mengikuti pengukuhan dan pengundian nomor urut calon Kepala Desa Kedung Pengawas periode 2018-2024, Minggu (22/7).

Dalam pengundian nomor urut, diketahui Menawan mendapatkan nomor urut 1.

Maryanto (35) salah satu pendukung Menawan ketika di tanya kepada bekasitoday.com mengatakan, kami inginkan perubahan, menurutnya, selama kepemimpinan kepala desa kemarin, tidak dirasakan adanya pembangunan yang merata.

"Intinya kita menginginkan perubahan, yang jelas  pilihan kita (menawan-red) calon kepala desa nomor urut 1, kami yakin pasangan nomor urut 1 akan lebih baik. Kita akan senantiasa menerima kritik dan saran dari masyarakat Kedung Pengawas, tentunya untuk kemajuan desa Kedung Pengawas, "ujarnya, Senin (23/7).

Sementara, Deni Mulyadi S.STP Camat Babelan dalam sambutannya mengatakan, bagi para calon kepala desa yang sudah ditetapkan oleh Panitia Pilkades, bisa menjaga dan jangan melanggar aturan yang sudah ditetapkan.

"Saya berharap, seluruh calon kepala desa bisa menjaga keamanan dan ketertiban, agar tercipta rasa kondusifitas hingga pelaksanaan pilkades ini selesai, sampai dilantiknya Kepala Desa Definitif pilihan masyarakat, "ungkapnya.(*).

Penulis : Agung
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Ribuan masyarakat warga pendukung antarkan H Marjaya Sargan S.Sos di pengukuhan calon dan  pengambilan nomor urut calon Kepala Desa Segara Jaya, bertempat di halaman kantor Kepala Desa Segara Jaya, Minggu (22/7).

Dalam pengambilan nomor urut calon kepala desa Segara Jaya tersebut, H Marjaya Sargan diketahui mendapatkan nomor urut 2.

Ketika ditemui, H Marjaya Sargan calon kepala desa Segara Jaya incumbent kepada bekasitoday.com mengatakan, dirinya mendapatkan nomor urut 2 ini bukan kebetulan, alhamdulillah do'a saya di kabul oleh Allah SWT.

"Semua ini bukan kebetulan, saya dapat nomor urut 2, adalah keinginan saya dan keluarga besar saya, alhamdulillah sholat tahajud, dan do'a-do'a saya dikabulkan oleh Allah SWT, "ujarnya dengan mata yang berkaca-kaca.

Semoga di periode ke-2, HMS jilid 2, dan calon kepala desa dengan nomor urut 2, dapat menjadikan Segara Jaya lebih baik dari yang sudah baik.

"Saya minta dukungan semua warga Segara Jaya untuk tetap solid mendukung saya dengan mencoblos nomor 2 di pilkades yang akan di adakan pada 26 Agustus 2018 mendatang, lanjutkan....., "ungkapnya.(*).

Penulis : nurdin
BABELAN bekasitoday.com-Bertempat di halaman kantor Kecamatan Babelan, Puluhan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari tujuh desa di wilayah Kecamatan Babelan resmi dilantik, dan diambil sumpah janji, Jumat (20/7).
Hadir dalam acara tersebut Deny Mulyadi S, STP Camat Babelan, H. Agus Salim Kepala KUA Kecamatan Babelan, Kompol Suriyat Kapolsek Babelan, Kapten Arm Juwandi Danramil Babelan, Hasanudin Kepala UPTD Pasar Babelan serta Kepala Desa se-Kecamatan Babelan.
Pada kesempatan tersebut, Deny Mulyadi S, STP mengatakan bahwa BPD harus sesuai bekerja dengan Tupoksi serta harus bisa menjaga amanah.
“Saya berharap agar amanah yang diberikan masayarakat ini harus benar-benar dijaga dan bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, "ujar camat.(*).
Penulis : nurdin
BABELAN bekasitoday.com-anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terpilih periode 2018-2024 se-Kecamatan Babelan diambil sumpah janji dalam pelantikan yang diadakan di halaman kantor Kecamatan Babelan, Jumat (20/7).

Pada kesempatan tersebut, Deni Mulyadi S, STP Camat Babelan mengatakan bahwa BPD harus bekerja sesuai dengan Tupoksi serta harus dapat menjaga amanah yang diberikan oleh masyarakat.

"Saya berharap agar amanah ini harus benar-benar dijaga dan bekerja dengan Tupoksinya, "ujarnya.

Selain Camat Babelan Deni Mulyadi S, STP, turut hadir pula H. Agus Salim Kepala KUA Kecamatan Babelan, Kompol Suriyat SH Kapolsek Babelan, Juandi Danramil Babelan, Hasanudin Kepala UPTD Pasar Babelan serta Kepala Desa se-Kecamatan Babelan.(*).

penulis : nurdin
CIBITUNG bekasitoday.com-Tidak teraturnya jam masuk armada pengangkut tanah (dumtruk-red) di Kecamatan Cibitung yang dilakukan pengembang perumahan maupun pekerjaan ruas jalan tol Cibitung-Cilincing, membuat resah para pengguna jalan, serta masayarakat sekitar, selain hujan debu, juga membuat macet jalan.

Mardali salah satu warga di Kelurahan Wanasari mengatakan, dirinya sebagai warga meminta kepada pihak yang terkait untuk melakukan langkah agar masyarakat tidak dirugikan oleh pekerjaan yang dilakukan pengembang perumahan maupun pekerjaan yang dilakukan Pemerintah Pusat untuk membuat jalan tol Cibitung-Cilincing.

"Pada dasarnya kita sebagai warga ga menghalangi pembangunan yang ada di wilayah kita. tapi apakah harus hak-hak kita sebagai pengguna jalan terganggu????," tuturnya sambil memperlihatkan Whasapp grub nya, Kamis (19/7).

Hal senada juga diungkapkan Anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Cibitung, Yusuf dirinya merasa kegiatan yang dilakukan pengembang perumahan serta PT. Waskita dalam melaksanakan pengangkutan tanah seyogyanya memahami kondisi jalan dan melaksanakan antisipasi seperti pada saat jam sibuk jangan dilakukan pengangkutan, dilakukan penyiraman jalan agar tidak berdebu,  tanah yang berceceran dibersihkan sehingga tidak merugikan pengguna jalan dan yang tinggal disekitar jalan karena banyak toko-toko disepanjang jalan bosih raya.

"Kami meminta pihak desa,  kecamatan mengambil sikap karena tanah banyak yang berserakan di jalan CBL-Kertamukti. belom lagi jam oprasional mobil yang menurutnya perlu di evaluasi lagi tuh, biar aktifitas warga tidak terganggu, "katanya.

Terpisah,  Kades Wanajaya, Suhanda Darmawan ketika dikonfirmasi media mengatakan, dirinya mendapatkan keluhan  warganya dengan kemacetan dan jalanan yang berdebu, oleh karena itu pihaknya langsung melaporkan ke Kecamatan untuk dilakukan langkah lanjutan.

"Bener bang, itu sangat berdampak, jalan menjadi macet dan berdebu, harusnya kegiatan dilakukan malam hari, sebab kalau siang khawatir anak-anak yang pada berangkat dan pulang sekolah juga terjadi celaka dan ini sudah kami laporkan ke Camat,"keluh kades Wanajaya saat di temui di kantor Desa.

Sementara itu, Camat Cibitung H. Hasan Basri menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan langkah dengan melayangkan surat kepada PT. Waskita selaku pemenang tender atas pembangunan jalan Tol Cibitung - Cilincing dan Pengembang perumahan yang sedang mengerjakan pengurugan di wilayah Cibitung tersebut.

"Kami mendapatkan laporan maupun keluhan warga Wanasari dan Wanajaya sama laporan Kades dan Lurah. Dan sudah Saya layangkan surat kepada pihak PT.Waskita dan Pengembang perumahan yang melakukan pekerjaan pengurugan," ucapnya saat ditemui di kantor Kecamatan.

Dirinya menjelaskan, Dalam suratnya Ia meminta kepada PT.Waskita dan Pengembang perumahan dapat melihat keadaan situasi dan kondisi keadaan jalan dan waktu yang tepat dalam melakukan kegiatan pengangkutan tanah. Serta juga memikirkan dampak dari kegiatan tersebut.

"Kami harap, pihak-pihak yang sedang melakukan pengurugan, agar melihat situasi keadaan arus lalulintas di jl. Bosih ini, artinya aktifitas truk agar dilakukan pada saat jam yang tidak sibuk sekitar jam 9:00 s/d 14:00 saja, Trus malem jam 21:00 s/d 5:00 saat warga tidak banyak melakukan aktifitas, dan kondisi jalan pun lenggang dan sepi. Tapi sampe sekarang belum ada jawaban, "tegasnya.(*).

Penulis : nurdin
M. Nurfahroji Sosialisasikan JKN Ke Majelis Taklim Di Srimahi Tambun Utara

M. Nurfahroji SH. masih melanjutkan rangkaian Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di sekitar Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Kali ini, Kamis, (19/7) pria yang akrab disapa Bang Oji dengan akrab mengisi sosialisasi kepada warga dan anggota Majlis Taklim Nurul Huda Pimpinan Ustadzah Nuraini.

Pengajian ibu-ibu Majlis Taklim Nurul Huda di Masjid Nurul Huda Kp. Pulo Puter Desa Srimahi, Tambun Utara kali ini menjadi ajang diskusi dan tanya jawab yang meriah. Segala pertanyaan mengenai JKN baik BPJS dan KIS di lapangan di jawab secara jelas oleh Bang Oji selaku Dirut Hukum dan Advokasi Relawan Jamkeswatch Nasional.

"Kembali lagi, pertanyaan yang diajukan oleh ibu-ibu peserta sosialisasi ini secara garis besar masih sama dengan pertanyaan-pertanyaan pada acara-acara sosialisasi sebelumnya, yaitu masalah bagaimana terkait perbedaan nama atau alamat pada Kartu KIS, mengenai kriteria dan prosedur mendapatkan kartu BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan akses ke Rumah Sakit" ungkap pria yang juga aktif sebagai pengurus Pimpinan Cabang AI FSPMI pada Divisi Aksi Nasional serta pengurus dalam organisasi Garda Metal Nasional ini.

M. Nurfahroji Sosialisasikan JKN Ke Majelis Taklim Di Srimahi Tambun Utara
Sosialisasikan JKN di Majelis Taklim Nurul Huda Desa Srimahi Tambun Utara
Ustadzah Nuraini merasa puas dengan sosialisasi dan diskusi yang membuat anggota majelis taklimnya antusias bertanya. Sosialisasi yang berlangsung dari pukul 10:00 WIB hingga selesai ini .
"Kami sangat berterima kasih atas kesediaan waktu Bang Oji dan kawan-kawan Jamkeswatch yang sudah menjelaskan dan menjawab banyak pertanyaan kami dalam acara ini, semoga ke depan Bang Oji masih mau menjelaskan kembali jika masih ada pertanyaan-pertanyaan mengenai jaminan kesehatan ini" ungkap Ustadzah Nuraini setelah menerima buku saku atau buku panduan Relawan Kesehatan Jamkeswatch dari Bang Oji.

"Ya saya selalu memberikan buku saku Relawan Jamkeswatch sebagai panduan jika diperlukan, saya dan relawan Jamkeswatch juga selalu bersedia memberikan sosialisasi bahkan pendampingan jika diperlukan oleh masyarakat" jelas Oji menutup wawancara.
MUARA GEMBONG bekasitoday.com-Sedikitnya 40% warga desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, beri dukungan untuk Suwinta bakal calon Kepala Desa Pantai Bakti incumbent, yang tidak lolos seleksi tes tertulis dan wawancara. Serta terlihat beberapa perwakilan mendatangi kantor Sekretariat panitia Pilkades, Kamis (19/7).

Sementara Karman perwakilan keluarga didampingi Suwinta bakal calon kepala desa incumbent mengatakan, kedatangan kami ke kantor Sekretariat panitia pilkades, untuk diskusi kepada panitia pilkades, karena dilakukannya tes wawancara dan tertulis hanya tes pendukung, dan perlu diingat, selain tes tersebut ada kriteria tingkat pendidikan, kriteria tingkat umur, dan kriteria pengalaman pemerintahan.

"Masa hanya tidak lolos dalam tes tertulis dan wawancara bisa menggugurkan Suwinta di  pencalonan pilkades periode ini, dan rencananya kita akan menyurati pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, "ujarnya.

Menurutnya, panitia pilkades sangat koperatif, dan alhamdulillah panitia akan membantu permasalahan ini.

"Setelah ini keluarga akan berkumpul terkait poin-poin yang akan di pertanyakan, salah satunya adalah apakah hasil tes yang dilakukan oleh panitia independen, dapat menggugurkan persyaratan lain, sehingga Suwinta tidak dapat mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Pantai Bakti periode 2018-2024, "terangnya.

Kami berharap, Suwinta dapat menjadi calon kepala desa Pantai Bakti periode 2018-2024.

"Kami yakin Suwinta bakal calon kepala desa Pantai Bakti yang tidak lolos seleksi tes wawancara dan tertulis dapat mencalonkan kembali di pilkades periode 2018-2024, "terangnya.

Terpisah, Samsul Bahri, juru bicara panitia pilkades Pantai Bakti mempersilahkan apabila ada salah satu calon yang pada saat kemarin mengikuti tes seleksi wawancara dan tes tulis, keberatan atas hasil yang diterima.

"Kami tidak punya kewenangan, dan itu bukan kapasitas kami, "ungkapnya.(*).

Penulis : yusuf maulana
SUKAWANGI bekasitoday.com-Karena ingin menunjukan bahwa Partai Nasdem itu partai  terbuka, Ade Budi Hartono yang dikenal sebagai sosok aktivis kepemudaan Kabupaten Bekasi, aktivis kampus, aktivis sosial, daftarkan diri menjadi bakal calon legislatif (bacaleg) dari Partai Nasdem untuk daerah pemilihan IV yang meliputi wilayah Kecamatan Babelan, Tambelang, Sukawangi, Tarumajaya, dan Tambun Utara.

"Iya, saya memang mendaftar sebagai caleg dari  NASDEM . Saya masuk karena ingin menunjukkan, bahwa Partai NASDEM itu partai terbuka. Karena itu semua elemen bangsa bisa terlibat, termasuk saya yang dari kalangan Pemuda ,"ujar pria yang akrab di sapa bang Edoy. Rabu (18/7).

Selain itu, dirinya ingin menjadikan NASDEM  sebagai partai yang modern. Yang salah satu ciri-cirinya diisi orang-orang muda profesional.

"Saya berharap, partai Nasdem sebagai partai modern tidak hanya jargon. Apalagi, latar belakang saya dari kalangan Pemuda, akan memungkinkan NASDEM  menjadi partai termodern, "terang caleg yang rencananya akan mengerahkan element pemuda di wilayah utara.

Di sana banyak sekali Pemuda yang masih tidak suka politik. Dengan cara menyapa mereka, dan membuat program-program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat muda, saya berharap dapat simpati dan  memperoleh dukungan.

"Menjadi caleg, merupakan debutnya di dunia politik. Namun, sudah banyak pengalaman organisasi yang saya kenyam sejak di bangku SMU. Mulai dari organisasi sosial sampai keagamaan, "jelasnya.

Dirinya tidak takut akan dunia politik yang bagi mayoritas anak muda, terkesan kejam. Dia malah mengajak anak muda untuk tidak anti-politik.

"Sebagai anak muda, saya ingin mengajak kepada anak muda lainnya yang selama ini apatis dengan politik, dan hanya mementingkan kehidupannya sendiri untuk bersenang-senang. Karena saya sadar, di tangan pemudalah masa depan bangsa ini dipertaruhkan, kalau kaum mudanya kurang sadar akan tanggung jawab itu, bagaimana mau membangkitkan Indonesia di masa mendatang? "ungkap pria kelahiran Bekasi asli.

Ketika ditanya tentang cara menghindari godaan, seperti korupsi, dan suap di parlemen, seandainya terpilih nanti, dirinya mengatakan, intinya kita bekerja itu dengan jujur, dan tidak ada niat jahat dan curang.

"Kalau saya menyikapinya sederhana saja, kuncinya di kejujuran. Kalau tidak ada niat untuk jahat dan curang, saya kira semuanya akan lancar. Intinya, jangan coba-coba bermain api, "tandasnya.(*).

Penulis : nurdin
CIKARANG bekasitoday.com-Letkol Inf Wawan Munandar Kasrem 051/Wkt mewakili Danrem 051/Wkt Kolonel Inf Bobby Rinal Makmun, S.I.P., menerima kunjungan Tim pengawas dan evaluasi (Wasev) dari Spamad yang dipimpin Paban I / Spamad Kolonel Arh E. Setiawan   beserta empat orang staf, di Ruang Yudha Lt II Makorem 051/Wkt. Senin (16/7).

Kasrem 051/Wkt mengatakan, kunjungan Tim (Wasev) ini dalam rangka menyamakan produk-produk staf intel, Tim Intel Korem 051/Wkt, staf intel Kodim dan unit intel Kodim jajaran Korem 051/Wkt, serta Penerangan (Penrem) Korem 051/Wkt, agar setiap kegiatan dapat dipertanggung jawabkan baik dalam perencanaan, pelaporan, dan pertanggung jawaban anggaran.

"Hal ini dimaksudkan agar seluruh jajaran staf intel dan penerangan (Penrem) Korem 051/Wkt dapat menyesuaikan dengan peraturan yang baru dalam pembuatan produk, dan pertanggung jawaban anggaran, agar dapat mendukung kegiatan dilapangan sesuai dengan kegiatan nyata yang dilaksanakan sehingga terhindar dari kesalahan administrasi. Untuk itulah tim pengawasan dan evaluasi dari Spamad hadir untuk mengadakan pemeriksaan serta pengawasan, dan juga memberikan arahan dan bimbingan tentang tertib administrasi. dari hasil kegiatan tersebut. ”terangnya.

Sementara, tim Wasev Kolonel E. Setiawan mengatakan jangan takut dengan kedatangan kami, tapi manfaatkan dengan kedatangan kami ini untuk menginventarisasi administrasi kelengkapan berkas-berkas kegiatan program kerja, program latihan dan anggaran yang telah dilaksanakan. Selain itu juga untuk mengetahui sejauh mana kendala yang dihadapi oleh satuan bawah dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

"Tidak perlu takut dengan hadirnya kami disini, tapi manfaatkan kedatangan kami ini, "ujarnya.

Kegiatan dihadiri tim Wasev Spamad, Kolonel Arh E. Setiawan Paban I / Spamad, Kasrem 051/Wkt Letkol Inf Wawan Kusnendar, Letkol Inf Rio Akmal (Staf Spamad), Letkol Kav I.Gede Masa (Staf Spamad), Kasi Pers Letkol Inf A.S.Manasse, Kasi Logrem Letkol Czi E.Martadinata, Pasi Intel Korem 051/Wkt Mayor Inf Bambang Susilo, Kapten Cku Reka (Staf Spamad), Kapten Chb Budi Harto (Staf Spamad), para staf intel, tim intel Korem 051/Wkt, para staf intel, unit intel Kodim jajaran Korem 051/Wkt.(*).

Penulis : nurdin
BABELAN bekasitoday.com-Bertempat di gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), ratusan pengurus serta anggota PGRI Cabang Babelan adakan giat halal bihalal bertemakan jalin silaturahmi dan tingkatkan profesionalisme guru, Sabtu (14/7).

H Rojih Ketua PGRI Cabang Babelan ketika di tanya terkait kegiatan halal bihalal yang diadakan kepada bekasitoday.com mengatakan, kegiatan halal bihalal ini adalah sarana untuk bersilaturahmi antar sesama guru khususnya guru yang ada di wilayah kecamatan Babelan.

"Di momen halal bihalal ini adalah ajang silaturahmi juga upaya peningkatan mutu profesionalisme guru, dan alhamdulillah para guru antusias dalam mengikuti kegiatan ini, "ujarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, H Agus Ketua K3S, H Rojih Ketua PGRI Cabang Babelan, Deni Mulyadi S.STP Camat Babelan, Kapt Arm Suwandi Danramil Babelan, Kompol Suriyat SH Kapolsek Babelan, serta para pengawas dan guru wilayah Babelan.(*).

Penulis : din
SUKAWANGI bekasitoday.com - Pemerintahan Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, sukses menggelar Penandatanganan "Deklarasi Damai Pemilihan Calon Kepala Desa Serentak Tahun 2018" bertempat di Aula Kantor Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi, Jumat (13/7).

Juanda Rahmat, S.STP Camat Sukawangi, dalam sambutannya mewakili Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin mengatakan, dirinya berharap penandatanganan deklarasi tidak hanya jadi hiasan indah yang dibaca masyarakat. Namun, harus bersama-sama mewujudkan kondusifitas penyelenggaraan pilkades serentak ini.

“Semua calon kepala desa dan pendukungnya agar menjaga persatuan dan kesatuan. Menang kalah hal biasa. Apapun hasilnya harus diterima dengan legowo, demi niat kita membangun desa, mensejahterakan masyarakat, "ujarnya.

Dirinya menambahkan, seluruh calon kepala desa dan para pendukungnya harus menjaga ketenangan yang sudah ada sampai selesai pilkades. Selain itu, dirinya juga meminta panitia pemilihan kepala desa, jangan sampai memihak salah satu calon, dan ikuti segala aturan dan jangan menyimpang dan menjaga profesionalitas. Kalau ada hal yang kurang paham langsung sampaikan ke kecamatan atau ke dinas terkait.

“Terima Kasih kepada BPD lama, dan yang baru silahkan baca aturan hingga bisa melaksanakan tugas dengan baik. Harus bisa bermitra dengan kepala desa dengan baik, "terangnya.

Turut hadir dalam acara deklarasi ini, Perwakilan Kapolsek Tambelang, Perwakilan Danramil Sukatani, jajaran pejabat pemerintah Kecamatan Sukawangi, 25 balon dari tujuh desa dan para pendampingnya.

Diketahui, acara deklarasi damai para calon kepala desa ditutup dengan penandatanganan deklarasi.(*).

Penulis : bisot
BABELAN bekasitoday.com-Belasan bakal calon kepala desa se-Kecamatan Babelan berkumpul di halaman kantor Kecamatan Babelan, guna mendeklarasikan diri, (13/7).

Deni Mulyadi S.Stp Camat Babelan mewakili Bupati Bekasi dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya kegiatan deklrasi damai ini bertujuan untuk bersilaturahim.

"Dalam acara penandatanganan deklarasi damai calon kepala desa di wilayah kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, periode 2018-2024. Saya beserta masyarakat tentunya menyambut baik, karena deklrasi damai ini dapat berjalan dengan baik, "ujarnya.

Harus bisa menjaga persatuan, menang ataupun kalah kita harus legowo, menang kalah sudah hal yang biasa.

"Diharapkan Panitia pilkades harus netral dan tidak boleh memihak salah satu calon, dan ketentuan di ikuti, jangan mengambil keputusan sendiri dan harus berkoordinasi ke kami, dan nanti kita lanjutkan ke DPMD, "terangnya.

Hadir dalam acara tersebut Muspika Babelan yang terdiri dari Camat Babelan, Kapolsek Babelan, Danramil Babelan,  Kepala KUA Babelan, Jajaran BPD se Kecamatan Babelan, Kasi Pemerintahan, Sekretaris Camat Babelan, para calon Kepala Desa di lima wilayah diantaranya desa Kedung Jaya, desa Kedung Pengawas, desa Muara Bakti, desa Buni Bakti, desa Pantai Hurip, serta puluhan pendamping.(*).

Penulis : nurdin
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Kembali, Desa Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, torehkan kemenangan menjadi juara pertama mewakili Provinsi Jawa Barat di tingkat Nasional, dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV dan Event  Usaha Pemberdayaan Peningkatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) Tingkat Nasional Tahun 2018 yang di gelar di Manado pada tanggal 14 Mei 2018 kemarin.

Seperti diutarakan Kepala Desa Setia Asih, Hj. Komariah, menurutnya event yang  diselenggarakan pada tanggal 14 Mei 2018 kemarin, adalah buah kemenangan dari lomba desa dari tingkat Kecamatan, tingkat Kabupaten, maupun tingkat Provinsi, yang di juarai oleh desa Setia Asih, dan alhamdulilah desa Setia Asih menang menjadi juara pertama di tingkat Nasional yang digelar di Manado pada tanggal 6 Juli 2018.

"Berkat kerja keras dan kesungguhan semua pihak, kita bisa mengikuti ajang UPPKS Tingkat Nasional, dan Alhamdulillah kita berhasil meraih Juara Pertama di tingkat Nasional ini, "terangnya ketika ditemui di kantor desa, Senin (9/7).

Dirinya berharap, prestasi yang diraih dapat terus di kembangkan terutama untuk kesejahteraan masyarakat. Dan juga peran serta  masyarakat sangat penting untuk segala kemajuan desa, khususnya desa Setia Asih.

"Dengan menangnya desa Setia Asih di tingkat Nasional mewakili Provinsi Jawa Barat,  membuktikan bahwa kita sungguh-sungguh dalam mengukir prestasi, dan mudah-mudahan ini dapat menorehkan sejarah baru, khususnya desa Setia Asih dan umumnya Kabupaten Bekasi, "ungkapnya.(*).

Penulis : nurdin
CIKARANG bekasitoday.com-Kolonel Inf Bobby Rinal Makmun S.Ip., Danrem 051/Wkt didampingi Kasrem dan Kasiter, menyerahkan piala kepada para pemenang lomba kejuaraan gulat tangan Nasional Patriot Indonesia 051 Cup, terdiri dari klas 75 kg, sampai dengan 85 kg, kelas berat dan kelas bebas, bertempat di Makorem 051/Wkt Jln. Niaga Raya Kav 1 Jababeka Cikarang Baru Kab Bekasi, Minggu (8/7).

Perlombaan tersebut diikuti oleh 75 peserta masing- masing dari daerah Jakarta 14 orang, Bekasi 29 orang, Bandung  6 orang, Jawa Tengah 8 orang, Surabaya  2 orang, Palembang  2 orang, Makasar 1 orang, Padang 3 orang, dan jajaran Kodam Jaya/Jayakarta 10 orang. Yang merupakan perwakilan dari tiap-tiap daerah se-Indonesia.

Juara gulat tangan Nasional Patriot Indonesia 051 Cup, di kategori 75 Kg juara 1 (Jihan Cikan), juara 2 (Ari Satri), dan juara 3 (Novan). Sedangkan untuk kategori 75 – 85 Kg, juara 1 (Iwan Diono), juara 2 (Iwan Abner) dan juara 3 (Tomy Kang). Untuk kelas berat dan kelas bebas adalah juara 85 Kg (Hatni) juara 1, juara 2 (Herman Popeye) dan juara 3 (Ade).

"Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Sehingga, perlombaan ini berjalan dengan baik dan lancar. Diharapkan melalui kegiatan ini para generasi muda senantiasa  selalu menjaga kekompakan serta kebersamaan, ”ujar Danrem 051/Wkt.

Diketahui perlombaan yang mengusung tema “Melalui Kemanunggalan TNI-Rakyat Kita Perkokoh Kedaulatan NKRI”, dalam rangka komsos kreatif di wilayah jajaran Korem 051/Wkt, berjalan aman dan tertib.(*).

Penulis : nurdin
CIKARANG bekasitoday.com-Sedikitnya 56 peserta dari masing-masing kelas, diantaranya kelas 75 kilogram, sampai kelas 85 kilogram yang terdiri dari kelas berat dan kelas bebas, ikuti kejuaraan gulat tangan Nasional Patriot Indonesia 051Cup yang digelar Kodam Jaya/Jayakarta Korem 051/Wkt, dalam rangka Komsos Kreatif, bertempat di Makorem 051/Wkt di Jalan Niaga Raya Kav 1 Jababeka, Cikarang Baru, Kabupaten Bekasi, Minggu (8/7).

Danrem 051/Wkt Kolonel Inf Bobby Rinal Makmun, S.I.P., berharap kedepan akan terus di kembangkan, dan menurutnya kejuaraan panco ini bisa masuk ke Koni (Komite Olah Raga Nasional Indonesia) dan di iven nasional.

"Yang jelas panco ini kegiatan positif,  kedepan jajaran Korem 051/Wkt bisa mensosialisasikan  kejuaraan panco ini, "ujarnya seraya mengucapkan selamat bertanding untuk para peserta, "terangnya.

Terpisah, Ketua media patriot Indonesia K.H. Ir. Ronggo Sutrisno Tahir, SH., dalam sambutannya mengatakan bahwa media majalah patriot akan selalu memfasilitasi semua kegiatan yang bernuansa positif, karena kegiatan olah raga panco ini sangat unik.

"Kita harus jujur dan sehat, kita harus ada di zona itu, "ungkapnya.

Nampak hadir dan acara kejuaraan gulat tangan ini Danrem 051/Wkt Kolonel Inf Bobby Rinal Makmun, S. I.P., Aster Kasdam Jaya yang mewakili Pangdam Jaya/Jayakarta Kolonel Inf Zacki Ariesanto, Kapolres Metro Kab.Bekasi yang mewakili, Kasrem 051/Wkt Letkol Inf Wawan Kusnendar, Para Dandim Jajaran Korem 051/Wkt, Para Kasi/Pasi Korem 051/Wkt, para Kabalakrem, Kapenrem 051/Wkt, Kepala Dinas Pemuda dan olah raga Kab.Bks yang mewakili, Ketua media Patriot Indonesia K.H.Ir.Ronggo Sutrisno Tahir, SH., Para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Korem 051/Wkt, serta para peserta kejuaraan gulat tangan nasional.(*).

Penulis : Nurdin
BABELAN bekasitoday.com-Jajaran Kepolisian Sektor Babelan dan Bhayangkari ranting Babelan menggelar halal bi halal berasama Muspika Kecamatan Babelan, yang dilaksanakan di halaman kantor Polsek Babelan, Jumat (6/7).

Kegiatan ini dihadiri Ketua Ranting dan Anggota Bhayangkari Polsek Babelan, pejabat utama Polsek Babelan, unsure Koramil Babelan dan unsure Kecamatan Babelan.

Dalam sambutannya Kepala Kepolisian Sektor Babelan yang disampaikan oleh Kanit Binmas Polsek Babelan Iptu Margito, mengatakan, atas nama pribadi, keluarga dan Dinas, selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Mohon maaf lahir batin kepada seluruh Anggota Polsek Babelan, Bhayangkari, dan Muspika Kecamatan Babelan.

"Saya. Ucapkan terimakasih atas kehadiran dan partisipasinya kepada seluruh personel Polsek, Muspika, dan seluruh elemen masyarakat dalam rangka mewujudkan stabilitas kamtibmas yang kondusif. Sehingga sampai saat ini alhamdulilah situasi kamtibmas wilayah hukum Polsek Babelan tetap bertahan aman dan kondusif, ini adalah bentuk sinergitas dan soliditas kami diwilayah, "terangnya.(*).

Penulis : din
JAKARTA bekasitoday.com - Sedikitnya 1500 pegawai Pembangkitan Jawa Bali Unit Pelayanan (PJB UP) Muara Karang adakan giat silaturahmi sekaligus Halal bihalal antar pensiunan pegawai PJB UP-UPHB Muara Karang, bertempat di halaman kantor PJB UP Muara Karang, Selasa (3/7).

"Tidak terasa sudah satu tahun kita bersama, kita merupakan perkumpulan alumni muara karang yang saling mendoakan satu sama lain walaupun saat ini tidak terlihat semua, "ujar Hendri Bastian GM Unit UPHB.

Menurutnya, setiap tahun pasti ada dinamika baik dalam perusahaan atau diri kita pribadi masing-masing. Dan pastinya banyak perubahan yang kita alami, ada suka dan pasti ada duka.

"Antusiasme ini merupakan bentuk perbaikan silaturahmi kita dari tahun ke tahun, "jelasnya.

Kami pengelola unit baik di unit pembangkitan ataupun di unit pemeliharaan minta doanya agar terus bisa memberikan yang terbaik buat PJB. Karena UPHB banyak sekali mendapatkan penugasan-penugasan, tidak hanya PJB UP Muara Karang dan UP Muara Tawar, namun juga di unit lain yang dikelola oleh PJB.

"Kami minta maaf kepada semua pihak, kalau dalam interaksi selama ini kami punya khilaf dan salah, terutama pada Pak Aswin dan tim, jikalau pelayanan satu tahun ke belakang belum maksimal. Kedepan kami berusaha memberikan yang terbaik untuk PJB, "terangnya.

Sementara, Hamdani selaku panitia kegiatan berharap kegiatan semacam ini terus dilanjutkan ditahun-tahun berikutnya.

"Bagus nya kegiatan ini terus diadakan di tahun berikutnya, agar silaturahmi terus terjalin dan terjaga, "ungkapnya.

Diketahui, turut hadir dalam kegiatan tersebut, para mantan GM UPHB, Firdaus Akmal mantan kepala sektor UP Muara Karang, mantan pensiunan karyawan UP dan UPHB angkatan tahun 1983 sampai 2018, Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar, SIK, MSI, Komandan Koramil, Camat, dan para tokoh masyarakat setempat.(*).

Penulis : Ray
caleg dapil 4 M. Nurfahroji Kembali Sosialisasikan JKN Pada Warga

Tambun Utara - Rabu, 4 Juli 2018, M. Nurfahroji, SH selaku Direktur Hukum dan Advokasi Relawan Kesehatan Jamkeswatch Nasional bersama dengan Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Bekasi kembali memberikan sosialisasi tentang BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan di Majelis Taklim Hidayatul Muslimat Kp. Karang Congok Desa Karang Satria Kecamatan Tambun Utara. 

Sosialisasi kali ini disampaikan kepada ibu-ibu PKK dan Posyandu tiap RT, RW dan Kadus di wilayah Desa Karang Satria Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi dengan jumlah peserta total 416 orang.

"Dalam sosialisasi ini para ibu-ibu ternyata lebih antusias dari para peserta sosialisasi sebelumnya, berbagai pertanyaan teknis permasalahan JKN ditanyakan secara sambung menyambung" ungkap relawan Jamkeswatch yang akrab disapa Bang Ozzy ini.

caleg dapil 4 M. Nurfahroji Kembali Sosialisasikan JKN Pada Warga

Ozzy juga menjelaskan bahwa dalam sesi tanya jawab banyak diungkap kasus-kasus yang sering dihadapi warga dsemua pertanyaan terkait dengan KIS PBI, masalah iuran BPJS yang menunggak hingga warga sakit tidak punya jaminan sama sekali dan masalah lainnya.

Hadir pula dalam sosialisasi ini Ustadzah Hajah Maswah yang pada akhir acara mengajak para hadirin untuk bersama-sama mendoakan Bang Ozzy agar dapat menjadi wakil rakyat Bekasi di Pileg 2019.
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Ribuan simpatisan padati kediaman H Marjaya Sargan S.Sos Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Segara Jaya, guna menghantarkan H Marjaya Sargan yang akan mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala desa Segara Jaya periode 2018-2024, Rabu (4/7).

Sementara, H Marjaya Sargan mengucapkan terimakasih kepada warga yang telah menghantarkan dirinya untuk mendaftarkan kades Segara Jaya. Dirinya berharap masyarakat Segara Jaya, khususnya warga pendukung, dapat memenangkan dirinya di pilkades 2018 ini.

"Saya berharap masayarakat dapat mendukung saya di pilkades ini, mudah-mudahan keinginan saya dan warga masyarakat pendukung dijabah, "ujarnya usai melaksanakan pendaftaran.

Ketika ditanya terkait majunya dirinya menjadi bakal calon Kepala Desa Segara Jaya kepada bekasitoday.com mengatakan, ini adalah amanah masyarakat Segara Jaya, tentunya amanah ini harus di jalankan dengan sebaik-baiknya.

"Semoga amanah masyarakat Segara Jaya untuk menjadikan saya menjabat kembali sebagai Kepala Desa Segara Jaya periode 2018-2024 terwujud, "ujarnya.

Dirinya menginginkan adanya demokrasi dalam  pemilihan Kepala Desa khususnya di wilayah Segara Jaya.

"Saya berharap pilkades Segara Jaya berjalan aman, lancar, dan kondusif, serta berjalan secara demokrasi, "terangnya.

Pantauan bekasitoday.com hadir sebagai pendamping dalam mengawal H Marjaya Sargan organisasi masyarakat Laskar Merah Putih Markas Anak Cabang (LMP MAC) Tarumajaya.(*).

Penulis : din
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Desa Pantaimakmur pagi ini dipenuhi Pendukung dan relawan yang mengantar Matnuh (Eland & Guntur) ke Kantor Kepala Desa Pantaimakmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, untuk mendaftarkan diri sebagai salah satu bakal calon Kepala Desa di Pilkades Agustus 2018, Senin (2/7).

Bertekad ingin mensejahterakan desa dan memajukan potensi masyarakat, dengan di dampingi ratusan masyarakat pendukung dan simpatisan, Eland Guntur Memasuki halaman kantor kepala Desa Pantai Makmur guna mencalonkan dirimu sebagai bakal calon Kepala Desa Pantai Makmur periode 2018-2024.

"Mudah-mudahan berkah dari sholawat ini segala niat baik Eland Guntur di qobul Allah SWT, "terang Saefudin ketua Komando team sukses Eland Guntur.

Sementara, Eland Guntur yakin dapat memajukan Pantaimakmur dengan bersama-sama dan  tertib administrasi, transparan dalam penggunaan anggaran dana desa, dan membuka partisipasi bagi semua warga untuk turut membangun desa.

“Dengan restu dan kepercayaan masyarakat Pantaimakmur saya akan mewujudkan Desa Pantaimakmur yang lebih baik lagi, dengan manajemen terbuka saya mengajak semua kalangan terutama pemuda, untuk bergotong royong memajukan desa kita yang banyak memiliki potensi ini, "ungkapnya setelah proses pendaftaran di Kantor Kepala Desa Pantaimakmur dan melanjutkan perjalanan untuk bertemu masyarakat Kampung Tanggul tanah baru.(*).

Penulis : marudin
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Dengan berjalan kaki menuju kantor desa, Edi Darmadi bersama istri dan beberapa simpatisan datang untuk mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Pusaka Rakyat, Senin (2/7).

Bermisikan dari kita oleh kita untuk kita, dan mempunyai visi bergotong royong, tertib administrasi, transparan dalam penggunaan anggaran dana desa untuk kemajuan desa, dan keuangan yang terbuka.

"Dengan visi misi dan dukungan dari masyarakat membuat saya yakin akan membawa saya duduk menjadi Kepala desa Pusaka Rakyat pilihan masyarakat, "ujarnya usai melakukan pencalonan sebagai Kepala Desa.

Ketika disinggung mengenai jalan kaki menuju kantor desa dirinya menjelaskan ini dilakukan agar  tidak mengganggu kegiatan para simpatisan, makanya saya bersama istri dan beberap keluarga pilih jalan kaki untuk mendaftarkan diri sebagai calon kepala desa.

"Ini kan hari kerja pertama, jadi kalau saya undang para simpatisan, saya khawatir akan mengganggu aktifitasnya, dan setelah ini, saya akan datangi para simpatisan untuk menjelaskan, "ungkapnya.(*).

Penulis : din
Digrudug Anggota TNI, Polsek Tambun Dapat Ucapan Hari Jadi Ke-72
TAMBUN bekasitoday.com- Ada yang beda terjadi di mapolsek Tambun, Polres Metro Bekasi, Jawa Barat, saat puluhan anggota TNI dari Koramil Tambun tiba-tiba menggruduk Kantor Mapolsek Tambun, diduga kedatangan puluhan anggota TNI tersebut karena ada kasus hukum, hingga membuat ketegangan di Polsek Tambun, Minggu (1/7).

Seketika ketegangan yang terlihat, menjadi suka cita, saat para anggota TNI memberikan ucapan hari jadi Bhayangkara yang ke 72 untuk jajaran Mapolsek Tambun, suasana hangat semakin terlihat saat Danramil Tambun memberikan kue ulang tahun kepada Kapolsek Tambun yang sempat terkejut menerimanya.

"Kedatangan kami bersama puluhan anggota TNI, memang sudah kita rencanakan. Namun tidak terlebih dahulu memberitahukan kepada teman-teman Mapolsek Tambun, ini sebagai surprise atau kejutan di hari jadi Bhayangkara yang ke 72 "tutur Danramil 01/Tambun MAYOR Inf. SUTIKNO, SH.

Kami memohon maaf kepada seluruh teman teman anggota kepolisian Mapolsek Tambun, karena sempat dibuat terkejut dengan kedatangan kami.

"Ini murni sebagai bentuk rasa kebersamaan dan persaudaraan agar lebih dekat lagi kedepannya, meski dalam hari jadi Bhayangkara yang ke 72, kami hanya dapat memberikan kue ulang tahun seadanya," tambah Danramil 01/Tambun dengan senyum lebarnya.

Di tempat yang sama Kapolsek Tambun Kompol Rahmat Sujatmiko, yang langsung menerima anggota TNI dari Danramil 01/Tambun, merasa sangat terkejut dengan apa yang dilakukan teman-teman anggota TNI, dengan memberikan kejutan di hari jadi Bhayangkara yang ke 72.

"Kami anggota kepolisian sangat berterima kasih dengan apa yang dilakukan teman-teman anggota TNI dari Koramil 01/Tambun, ini merupakan hadiah terbaik yang kami terima, di hari jadi bhayangkara yang ke 72. Semoga SINERGITAS TNI-POLRI khususnya Kecamatan Tambun Selatan dan Kecamatan Tambun Utara. Semakin solid guna menjaga keutuhan NKRI dan menjaga Kamtibmas yang aman." ujarnya sambil menerima kue ulang tahun dari Danramil Tambun.

Pantauan bekasitoday.com, selain diberikan kejutan  atau surprise dari puluhan anggota TNI dari Koramil 01/Tambun, peringatan hari jadi Bhayangkara yang ke 72, juga di lakukan Mapolsek Tambun, dengan berbagai kegiatan, diantarnya bakti sosial, sunatan masal, dan beberapa kegiatan positif lainnya.(*).

Penulis : din
Editor: bisot
Dinilai Kurang Transparan, Warga Gruduk Panitia BPD
CIBITUNG bekasitoday.com -Merasa Panitia pemilihan Calon BPD kurang transparan, ratusan warga Muktiwari geruduk panitia pemilihan, Minggu (1/7).

Mahmud salah satu warga mengatakan,  Desa Muktiwari telah melakukan pemilihan BPD untuk mengisi 9 kursi BPD. Tapi pihaknya sebagai warga merasakan tahapan dalam pemilihan kurang begitu transparan bahkan terindikasi kesepakatan antara para tokoh dan para BPD tidak dijalankan.

"Kami dulu para tokoh sudah melakukan kesepakatan dengan Panitia BPD karena hasil kesepakatan bersama tokoh masyarakat tidak dipakai, Kami meminta calon pemilih dari tokoh profesi yang jelas, siapa-siapa dipampang di papan pengumuman tidak tertutup seperti ini , " ujarnya.

Intinya dirinya meminta pihak panitia transparan dalam pemilihan, siapa saja pesertanya untuk di tempel diumumkan kepada warga. 

"Tokoh pemuda itu siapa, tokoh agama siapa,  tokoh profesi itu siapa, biar jelas dan terbuka, " terangnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan BPD, Mawardi mengatakan dengan adanya gejolak masyarakat tentang pemilihan Pemilihan BPD desa Muktiwari pihaknya bersama para panitia dan tokoh masyarakat Desa Muktiwari, pihak Kecamatan Cibitung disaksikan pihak Babinkamtibmas dan Babinsa melakukan langkah untuk mengundur pemilihan BPD pada tanggal 7 Juli 2018, dan menambah peserta Pemilih Pengisian Keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa Muktiwari dengan jumlah 10 (sepuluh) orang pemilih per Rukun Tetangga (RT).

"Kita tambah pemilihnya nanti yang milih RT sama RW siapa-siapa yang akan memilih, RT ama RW yang tau siapa tokoh di wilayahnya, dari tiga dusun yang ada, ada 23 calon BPD nanti akan di ambil perduanya yaitu 3, dengan total pemilih 14 RT dari 5 RW yang ada, "terangnya.

Ketika ditanya media,  soal 3 RW dan 14 RT di perumahan Bumi Sakinah 4  tidak diikut sertakan untuk mengikuti pemilihan. Mawardi menjawab para RT dan RW di perumahan tersebut secara administrasi belum mendapatkan SK dari Kepala Desa. Sehingga tidak ikut menjadi peserta pemilihan BPD.

"Secara administrasi warga perumahan bumi sakinah 4 belum dapet SK dari kepala desa secara otomatis tidak terdaftar untuk melakukan pemilihan, " ungkapnya.

Pernyataan itu jelas menimbulkan reaksi warga perumahan bumi sakinah 4,  kami sangat menyayangkan bahwa 3 RW 14 RT di Perumahan Bumi Sakinah tidak bisa memilih konteks BPD Muktiwari.

"Ini menandakan,  bahwa warga bumi Sakinah 4 belum mempunyai kejelasan Administrasi dan tidak diakui Desa Muktiwari, Apalagi sebentar lagi digelar pilkades," tandas Anen Parwoto.(*)

penulis : din
editor: bisot
Silaturahim Alumni SMAN 1 Bekasi Angkatan 97 Gelar Pengobatan Gratis
Alumni SMAN 1 Bekasi Angkatan 97 mengadakan Pengobatan Masal Gratis sebagai ajang reuni serta bakti sosial (Baksos) yang dilaksanakan Minggu (1/7/2018) di SMAN 1 Bekasi, Jl. Agus Salim Bekasi Jaya, Kota Bekasi.

Aksi sosial yang dinamai "Baksos Komunitas ’97: Pengobatan Massal Gratis -  BERTEMU, BERSILATURAHIM BERAMAL" ini bekerjasama dengan SMAN 1 Bekasi, Cahaya Foundation, Kimia Farma, dan BPJS Kesehatan. Disponsori oleh Kapuskopau TNI AU, Indofood, dan sponsor lainnya serta dukungan dari sebagian besar alumni SMAN 1 Bekasi, Angkatan 1997. 
Silaturahim Alumni SMAN 1 Bekasi Angkatan 97 Gelar Pengobatan Gratis
Haris Faisal selaku Ketua Komunitas 97 menuturkan bahwa bakti sosial ini selain dapat mempererat tali silahturahim antar alumni, juga bermaksud membantu masyarakat yang kekurangan dan tentunya bisa membangun citra positif almamater SMAN 1 Bekasi.

"Kami dari Komunitas 97 rutin melaksanakan reuni sebagai ajang mempererat silaturahim sesama alumni, namun yang berbeda pada tahun ini adanya kegiatan bakti sosial yaitu sunatan masal, donor darah, serta pemeriksaan mata secara gratis dan terbuka untuk umum." tuturnya saat ditemui di lokasi, Minggu (1/7/2018). Kegiatan ini pun mendapat dukungan langsung dari beberapa guru dan murid Perguruan Silat Cinong Bekasi agar kenyamanan dan keamanan acara dapat berjalan lancar.
Baksos Komunitas ’97: Pengobatan Massal Gratis -  BERTEMU, BERSILATURAHIM BERAMAL
Adapun layanan medis cuma-cuma yang dibuka pada baksos ini terdiri atas enam bagian: Pemeriksaan Kesehatan Umum, Anak, Gigi, Khitan bagi 25 anak, Papsmear bagi 50 orang ibu-ibu dan Minilab untuk pemeriksaan kolesterol, asam urat dan gula darah. 

Eko Prasetyo, Direktur Eksekutif Cahaya Foundation menyambut gembira antusias warga dan kesigapan panitia acara bakti sosial kesehatan ini.
"Ini salah satu kegiatan besar yang Cahaya Foundation dapat berperan positif bagi masyarakat. Semoga baksos ini dapat merangkul warga yang hidup berdampingan dengan almamater SMAN 1 Bekasi dan bermanfaat bagi yang membutuhkan." ungkapnya
SUKAWANGI bekasitoday.com-Terpanggil untuk menyalurkan aspirasi masyarakat di dalam pembangunan dan infrastruktur, Yohan pemuda dari wilayah Babakan Rt 001/001, Dusun I, Desa Suka Tenang, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, maju mencalonkan diri menjadi anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) nomor urut 5, Minggu (1/7).

Sementara, Yohan ketika ditanya terkait pencalonan dirinya di pemilihan BPD ini kepada bekasitoday.com mengatakan, selain untuk membawa aspirasi masyarakat dalam hal pembangunan dan infrastruktur yang merata, dirinya juga ingin hidupnya yang hanya cuma sekali bermanfaat untuk warga Suka Tenang.

"Hidup cuma sekali.. saya ingin hidup berupaya  bermanfaat untuk warga sukatenang..", membangun Desa bersama, menjadikan Desa Suka Tenang sebagai Desa percontohan dalam segala bidang, dan terus mengawal pembangun Desa. Mudah-mudahan niat baik saya untuk mengabdi ke masyarakat mendapat dukungan penuh dari masyarakat, khususnya masyarakat yang ada di wilayah Kadus I, "ujarnya.

Pantauan bekasitoday.com terlihat masyarakat sangat antusias untuk memilih calon wakilnya dalam membawa aspirasi masyarakat lima tahun kedepan, hal itu dibuktikan dengan membludaknya masyarakat di pemilihan BPD Suka Tenang yang diadakan.(*).

Penulis : din